Kompos seringkali identik dengan sampah, bau dan kotor. bagi orang-orang yang mencintai tanaman dan kebersihan tentu hal yang di sebutkan tidak akan menjadi masalah justru kalau di lihat dari sudut kebersihan dan keindahan kompos ini akan membawa manfaat yang sangat besar ketersediaan pupuk dari yang cair hingga kering tidak perlu beli.
Komposter
Isi didalam Komposter
Pada fhoto diatas diperlihatkan sampah yang telah diracik sudah kelihatan berwarna hitam menandakan sampah tersebut sudah mengalami permentasi setelah lebih kurang dua minggu dan mengeluarkan aroma semerbak wangi ala sampah di tempat penampungan sampah.
Ikut meracik sampah dapur
Sampah dapur Rumah tangga sampai sampah halaman rumah yang bersifat basah (selain plastik dan kertas) dapat di racik untuk menjadi kompos
Hasil racikan sampah dapur
Sampah yang telah diracik siap untuk di basahi /di semprot dengan larutan EM4 sebagai bakteri pengurai sampah kemudian di masukkan kedalam Komposter.
Pada fhoto diatas di perlihatkan hasil dari kompos cair yang biasa disebut Lindi, cairan kompos ini baunya sangat harum, untuk menghilangkan baunya dapat ditambahkan kapur sirih kira - kira sebesar kuku kelingking yang dimasukkan didalam botol ukuran tampak pada gambar, penggunaan kompos cair ini dapat ditambah air dengan perbandingan 1:5 artinya 1botol lindi dicampur dengan 5botol air kemudian larutan yang sudah di campur air ini dapat segera di pergunakan untuk memupuk tanaman paling tidak dengan priode 2 minggu sekali. sekian dulu pembahasan tentang kompos atas perhatiannya Trimakasih.




